Breaking News
light_mode
Beranda » Kontributor dan Mitra » Tidak Ada Pencuri Sawit Tipe “Survival Sesuap Nasi”: Sindikat Pencuri Sawit Ancam Petani, Pekerja, dan Iklim Usaha Perkebunan

Tidak Ada Pencuri Sawit Tipe “Survival Sesuap Nasi”: Sindikat Pencuri Sawit Ancam Petani, Pekerja, dan Iklim Usaha Perkebunan

  • account_circle Admin Bakumku
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Kami para petani ini merasa senasib dengan kebun perusahaan. Jujur saja kami was-was luar biasa. Logikanya begini, kalau kebun perusahaan yang besar, dipagar, dan dijaga ketat oleh petugas saja berani mereka jarah terang-terangan, apalagi kebun kami masyarakat kecil yang lahannya sempit dan terbuka? Habis kebun kami disikat mereka. Kami sangat bergantung pada ketegasan aparat penegak hukum. Sikat habis pelakunya, biar kami petani kecil bisa bertani dan tidur tenang,” keluh Sularno.

Dalih “Sesuap Nasi” Jangan Sampai Mengecoh Penegakan Hukum

Menghadapi fenomena oknum pelaku yang sering berlindung di balik status sosial saat tertangkap, tokoh masyarakat setempat, H. Ahmad Ramli, meminta publik lebih kritis. Ia mendorong aparat agar tidak ragu menindak pelaku kejahatan yang memanipulasi simpati publik.

“Kadang kita lihat faktanya sering diputarbalikkan. Pelaku ini cari simpati, alasannya mencuri karena lapar atau demi sesuap nasi. Nanti ujung-ujungnya aparat kepolisian yang disalahkan, dibilang hukum cuma tajam ke orang kecil. Padahal kalau dilihat, orangnya sehat-sehat, masih kuat kerja keras yang halal. Apalagi yang dicuri itu sawit, barang yang harus ditimbang dan dijual lagi ke penadah buat dapat duit, bukan pisang yang bisa langsung dimakan,” papar H. Ahmad Ramli.

Ia menegaskan bahwa kelonggaran hukum dan dalih berdamai justru akan merusak tatanan keamanan daerah. “Alasan minta keadilan restoratif itu jangan sampai dipakai jadi tameng buat melindungi sindikat maling seperti ini. Penindakan tegas kepolisian justru bertujuan baik, yakni melindungi rakyat yang benar—seperti pekerja dan petani kecil—dari gangguan keamanan yang lebih besar. Kami masyarakat luas mendukung penuh langkah polisi menegakkan aturan,” pungkasnya.

Sorotan senada juga disampaikan oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, menegaskan bahwa aksi penjarahan sawit di berbagai daerah kini menunjukkan pola terstruktur yang melibatkan kelompok dengan keberanian luar biasa dan harus segera ditindak.

Advertisements

“Seperti salah satu penjarahan yang terjadi, itu luar biasa. Satu hari bisa puluhan ton yang keluar dari kebun, dan mereka terang-terangan menjarah. Ini menunjukkan keberanian kelompok terstruktur yang harus segera ditindak,” urai Eddy.

  • Penulis: Admin Bakumku

Rekomendasi

  • Pojok Pengetahuan : Bentuk Upaya Paksa Berdasarkan KUHAP 2025

    Pojok Pengetahuan : Bentuk Upaya Paksa Berdasarkan KUHAP 2025

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2026
    • account_circle bakumku
    • visibility 15
    • 0Komentar

      Bentuk Upaya Paksa berdasarkan Pasal 89 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Meliputi penetapan tersangka, penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan, penyadapan, pemeriksaan surat pemblokiran, dan larangan bagi tersangka atau terdakwa untuk keluar wilayah indonesia. Upaya paksa sendiri berdasarkan Pasal 1 angka 14. Upaya Paksa adalah tindakan aparat penegak hukum […]

  • Siantar Gelap, Rakyat Resah : BAKUMKU Datangi Unit Layanan Pelanggan Siantar Kota, Tuai Kritik dan Tuntutan Transparansi

    Siantar Gelap, Rakyat Resah : BAKUMKU Datangi Unit Layanan Pelanggan Siantar Kota, Tuai Kritik dan Tuntutan Transparansi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Admin Bakumku
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Berdasarkan informasi internal yang beredar sebelumnya di lingkungan PLN Kota Pematangsiantar disebutkan, bahwa pemadaman mulai terjadi sekitar pukul 18.44 WIB. Selanjutnya, sekitar pukul 22.43 WIB, muncul informasi adanya gangguan pada jalur transmisi Rumbai–Muara Bungo yang diduga berkaitan dengan sistem transmisi tegangan tinggi 275 kV, Ujar Jano. Selanjutnya, pemulihan tahap pertama berlangsung pada Jumat (22/5) malam […]

  • 40 Dokter Spesialis Dukung Layanan RSUD Siantar, BAKUMKU: Master Plan Jangan Berhenti Jadi Dokumen

    40 Dokter Spesialis Dukung Layanan RSUD Siantar, BAKUMKU: Master Plan Jangan Berhenti Jadi Dokumen

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Admin Bakumku
    • visibility 8
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR — RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar saat ini didukung sekitar 40 dokter spesialis untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, keberadaan sumber daya manusia tersebut dinilai perlu berjalan seiring dengan penguatan fasilitas, kapasitas pelayanan, sistem rujukan, serta kesiapan infrastruktur sebagaimana direncanakan dalam Master Plan RSUD. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Dewan Pimpinan Nasional […]

  • Janji Perbaikan Upah PT EPI Disorot, Disnaker Sumut Tegaskan Pengawasan Berkelanjutan

    Janji Perbaikan Upah PT EPI Disorot, Disnaker Sumut Tegaskan Pengawasan Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin Bakumku
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BAKUMKU | Lubuk Pakam – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara (Disnaker Sumut) memperketat pengawasan terhadap PT Easter Pigeon Industry (PT EPI). Menyusul berkembangnya informasi di media sosial maupun media elektronik sebelumnya terkait dugaan persoalan ketenagakerjaan di perusahaan tersebut, khususnya yang berkaitan dengan mekanisme rekrutmen tenaga kerja dan sistem pembayaran upah […]

  • DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK, Massa Aksi Sebut Wesly Silalahi Wali Kota Terkorup di Indonesia

    DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK, Massa Aksi Sebut Wesly Silalahi Wali Kota Terkorup di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin Bakumku
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bakumku | JAKARTA – Ratusan massa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan berbagai tuntutan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang […]

  • Surat terbuka !!!<br>BAKUMKU BUKA SUARA Terkait Pemasangan Fiber Optik Di Pematangsiantar

    Surat terbuka !!!
    BAKUMKU BUKA SUARA Terkait Pemasangan Fiber Optik Di Pematangsiantar

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Admin Bakumku
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Bakumku | Pematangsiantar – Sebagai bentuk partisipasi BAKUMKU dalam pengawasan estetika kota dan tata kelola pemerintahan yang baik, BAKUMKU telah menyampaikan berbagai informasi, masukan, serta harapan agar persoalan  tersebut dapat ditangani secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Jumat (5/6/2026). Tak hanya itu, Lembaga Hukum dan Lingkungan (BAKUMKU) menyatakan tegas masih […]

error

Bagikan Informasi, Sebarkan Kepedulian, Bangun Perubahan !!!

error: Copyright Bakumku.com Thank you
expand_less